Jakarta, 06 Oktober 2019 – The Flowers adalah segerombolan remadja pada djamannja jang selaloe mentjiptakan lagoe hanja oentoek diri mereka sendiri.

Embrio band ini lahir dan berkembang di pertengahan, hingga penghujung tahun 90’an. Berbekal kecintaan pada musik yang mengakar pada aliran blues & rock pada era generasi bunga maupun setelahnya, Flowers, demikian mereka menamakan dirinya, akhirnya menelurkan album pertamanya bertajuk “17 tahun ke atas” pada tahun 1997.

Berbekal lagu andalan “Tolong Bu Dokter”, mereka membunyikan musik berdistorsi di atas panggung sembari malang-melintang di bawah bayang bintang-bintang berseliweran, lorong-lorong tak berujung, hingga akhirnya perlahan menghilang padam.

Dan kau lilin kecil kembali dinyalakan pada tahun 2005, oleh pertemuan kembali 2 orang personil yang tersisa hingga kembali berusaha membakar blantika musik nasional dengan menambah 3 personil baru yang kemudian berhasil melahirkan album berjudul “Still Alive & Well” pada tahun 2010, sekaligus mengubah nama ‘Flowers menjadi ‘The flowers’.

Distorsi kembali menyalak, nyanyian diteriakkan, suara drum ditabuh lebih kencang, diiringi lekukan tiupan saxophone sebagai penambahan element baru, album ini bergaung dengan single ‘Rajawali’ sebagai pijakan dan sempat dipercaya sebagai band pembuka dari penampilan band mancanegara ‘Stone Temple Pilots’ di Jakarta pada tahun 2012.

Tahun kembali berlompat-lompatan. Tidak mau dikatakan bubar, band ini terus mencoba bertahan sembari perlahan-lahan mencari celah berkarya di antara kesibukan pribadi masing-masing personil yang menjaga agar perut tak didera lapar.

Hingga tibalah pada hari minggu, 6 Oktober 2019, sebuah gera’en kembali ditegakkan. Kebisingan disuarakan, walau sayup-sayup ada pula yang terdengar merdu.

The Flowers, dengan formasi reformasi pada album “Still Alive & Well”, tetap menampilkan ‘Njet’ Zaid Barmansjah (tukang tereak), Boris P. Simanjuntak (tukang kobel 6 dawai), Dado Darmawan (tukang pukul beduk) dan Eugen bounty (tukang tiup sex-sopan) ,  setelah hamil tua, kembali mempersembahkan kelahiran album berjudul Roda-roda Gila” kepada Anda, khususnya kepada kalian, Rajawali-Rajawati, yang tetap setia kepada suguhan kebisingan yang kami hidangkan, apapun cita rasanya.

Kalian bisa beli cdnya di www.demajors.com

Don’t forget to follow us on www.eventsaurus.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *